Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

maztrie™ngeblog | kanca iku donga




Blog EntryJun 30, '10 7:50 AM
for everyone
Sudah beberapa hari ini ada hasrat pingin menulis namun serasa pincang dan tak seirama antara keinginan dan rasa yang ada didalam jiwa (halah bahasannya ini lho...! lebayyy...). Lidahpun terasa kelu karena otak juga tak mampu mencerna tentang apa yang harus dilalui.

Imbas pada hari ini adalah hal yang sama. Pagi tadi sebenarnya tak begitu sreg kalau harus attend sebuah ritual yang diwajibkan oleh juragan yang memiliki sawah tempat saya angon kebo.

Sekedar menjalani ritual asal alias rubuh gedhang sayapun akhirnya menuntaskan kewajiban tersebut. Saya tak begitu bisa menikmati proses demi proses yang dinamakan medical check up. Namun justru dari sini saya serasa diingatkan kembali, yaitu pada saat menjalani sebuah ritual periksa mata.

Sudah kurang lebih selama sepuluh tahun ini saya harus mengenakan kacamata dalam melapisi pengelihatan agar jelas, namun tetap saja tadi kembali saya memeriksakannya.

Ada hal yang saya ingat mengenai sebuah pengelihatan ini. Tak bisa tidak, saat berjalan menyusuri hidup ini kita harus menggunakan beberapa arah pandangan pada pengelihatan, baik itu pandangan kedepan ataupun sekali dua kali melirik kekanan serta kekiri. Lain itu tak bisa menutup mata juga jika kita pun butuh arah belakang, atas ataupun bawah. Dari sini bisa kita simak bahwa sebuah pandangan ternyata musti kita saring dengan menggunakan kaca, sementara sebagaimana yang sempat saya ketahui kaca dalam memandang hidup itu disebut sebagai kaca paningal.

Berjalan seiring waktu yang menumbuhkembangkan kita menjadi dewasa akhirnya entah dengan sadar ataupun tidak, secara spontan kita pun telah diarahkan menggunakan kacamata hati juga selain mata yang sebenarnya hanya bisa melihat karena bias cahaya ini.  Ini semua adalah pemberian alamiah dariNYA.

Tatkala kita mampu memberikan sebuah pandangan yang alamiah ini semoga kita akan mampu menganalogikan bahwa hidup tumbuh dan berkembang secara alami pula. Saat hal ini bisa kita renungi, sepertinya tak menutup kemungkinan segalanya akan kita jadikan satu cermin dalam memandang diri, "ngilo githoke dhewe."
Dengan ini harapan yang ada untuk temen-temen seiman Islam bisa mengartikan kata Islam sebagai tindakan memandang secara pasrah Ikhlas Lillahita'ala. Dan juga bagi saudara-saudarku umat Kristus bisa memaknai wujud batin yang teduh menyentuh meskipun melihat satu bab yang dikategorikan (oleh mata visual) sebagai penyiksaan ketika ada sosok  badan sedang disalib. (maafkan saya kalau pada point ini wacana saya salah)

Mohon kelapangan hati juga karena paparan diatas itu baru bisa memberikan dua contoh keyaqinan.  Hanya saja bukan masalah keyaqinan yang akan saya jadikan pokok bahasan, namun alangkah lebih bahagianya jika sebuah nilai kesempurnaan atas PemberianNYA itu sampai pada satu pemahaman dihati.

Pada kehadiran rasa kalut di diri ini, ketiadaan sepertinya sering juga menghantui, setidaknya itulah yang saya alami. Jika sudah begini kadang kita (saya) hanya memiliki satu tujuan damai yang diikuti rasa suka, padahal kalau kita bisa menyadari hal itu bakalan berlanjut pada satu penderitaan pada saat damai itu telah tiada, kecewa...!

Harapannya, Semoga kita (saya) bisa menyelami langkah demi langkah beriring waktu demi kata damai dalam kesempurnaan AlamiNYA. Sampurnaning Akarya Jagad... [uth]



silahkan ceklik playlist untuk mendengarkan 'lembah damai' nya Achmad Albar
__________________
Ilustrasi: kacamata


tak semua pertanyaan butuh jawaban

74 CommentsChronological   Reverse   Threaded
bimosaurus wrote on Jun 30, '10
rubuh gedang kui piye kang?
depingacygacy wrote on Jun 30, '10
Apa yang kita liat tergantung kacamata yg kita pake mas. Sebuah gelas bisa terlihat setengah penuh atau justru setengah kosong.

anazkia wrote on Jun 30, '10
Rubuh gedang itu apa, Mas?

"berkacalah pada cermin, lalu layaknya berkaca pada cermin, berkacalah pada nurani" By, Wince Sindria
mlatiku wrote on Jun 30, '10
ngilo githoke dhewe." silih ii koco ne mas...
rirhikyu wrote on Jun 30, '10
Iya, rubuh gendang apaan?
martoart wrote on Jun 30, '10
nglancangi alias nyuri tikungan si empunya lapak. setahuku sih rubuh gedang tuh ikut-ikutan doang. diambil dari kebiasaan condong dan roboh kelompok pohon pisang ke arah yang sama.

ginian ini sebaiknya dijelasin Trie. emang semua ngerti metafora jadul pa? he he
nggambleh wrote on Jun 30, '10
emang semua ngerti metafora jadul pa? he he
*mesem thok*
nitafebri wrote on Jun 30, '10
emang semua ngerti metafora jadul pa? he he
aaah gw banget nih ahahaha.. apalagi saya yg besar di kota sering gak ngeh haha
hayoo di jleasin mas trie
martoart wrote on Jun 30, '10
mesem thok
jelas mesemlah, wong jadul kiye
rirhikyu wrote on Jun 30, '10
jelas mesemlah, wong jadul kiye
untung aku bukan.. lohk?
xixixixixixi
ipie wrote on Jun 30, '10
Wuah.. Maknanya dalem bgt.. Bisa diterjemahkan dlm berbagai arah.. *buka peta hidup tkt nyasar
t4mp4h wrote on Jun 30, '10
hooh,.. rubuh gedang kuwi apa tho ?
martoart wrote on Jun 30, '10
t4mp4h said
hooh,.. rubuh gedang kuwi apa tho ?
sok bayi wingi sore! cukur brengose kuwi
ohtrie wrote on Jun 30, '10
Sebelumnya ucapan terimakasih buat temen-temen atas komentarnya,
Mengenai istilah "rubuh gedhang", berikut akan saya coba definisikan yaa....

rubuh      = roboh
gedhang  = pisang

"Rubuh Gedhang" dalam bahasa Jawa bisa diartikan secara harfiah berdefinisi "pohon pisang yang roboh/tumbang".
Istilah ini seringkali digunakan oleh para pembimbing agama (Islam) dalam mengajarkan cara Sholat terutama pada para orang tua.
Rubuh gedhang ini awal mulanya tentu dengan melihat orang sedang beribadah dan selanjutnya melakukan ibadah (Sholatnya) secara berjamaah.

Yang kita tahu banyak orang tua sudah sangat sulit mempelajari segala sesuatunya, termasuk belajar beribadah (Sholat) karena mungkin gerakan tubuhnya yang telah kaku dan atau lidahnya yang sudah kelu dalam menghafal bacaan-bacaan sholat. Untuk itu sebagaimana di ibaratkan sebagai pohon pisang, langkah awal dalam memberikan pelajaran kepada para orang tua tersebut bisa dengan cara sekedar mengikuti gerakan. Hal inilah yang bisa kita sepadankan dengan pohon pisang yang roboh ke utara pada saat pohon yang lebih kokoh disampingnya sudah terlebih dahulu roboh ke utara. Begitu juga pohon pisang bakalan roboh ketimur karena diterpa angin ketika hal serupa mengenai pohon beringin yang juga tumbang ke timur.

Kalo kita melihat dari sisi belajar ini mungkin ada banyak hal yang bersifat positif namun tak sedikit memungkinkan juga memuat keadaan yang sebaliknya.
Positive bisa kita lihat pada saat orang-orang yang sama sekali tidak tahu akhirnya bisa  menjadi tahu dan tersinari akibat pembelajaran ini, ada nilai-nilai fleksibilitas dalam menggali ilmu.
Namun disisi lain banyak kecenderungan seorang yang (notabene) berjuluk mursid, kiai, ulama, atau apa sajalah yang berbau 'memberi pelajaran agama'  merasa ( dan dipandang oleh umat) memiliki kadar ketakwaan yang lebih ketimbang orang biasa. Sungguh hal yang tak menjadi jaminan akan kebenarannya..... *silahkan lihat saja kondisi kebanyakan para pimpinan (agama dan negara) saat ini...*

Opss...
Maaf, dalam konteks kalimat diatas bukan maksud saya untuk cenderung mengarah pada satu keyaqinan, saya hanya memaparkan bahwa rubuh gedhang disini berarti "ela-elu" alias "sekedar ikut" (grubyuk). Orang lain pergi ke timur saya ikut ke timur, teman lain jalan ke selatan, saya pun membuntutinya ke selatan.
t4mp4h wrote on Jun 30, '10
sok bayi wingi sore! cukur brengose kuwi
brengos ngisor po nduwur ?
t4mp4h wrote on Jun 30, '10
ohtrie said
"ela-elu"
ooooo kata kuncine iki tho...
ohtrie wrote on Jun 30, '10
Apa yang kita liat tergantung kacamata yg kita pake mas. Sebuah gelas bisa terlihat setengah penuh atau justru setengah kosong.

YUps...
setuju mBak Dewww.....
ohtrie wrote on Jun 30, '10
anazkia said
By, Wince Sindria
<IipSmiley><IipSmiley><IipSmiley>
ohtrie wrote on Jun 30, '10
mlatiku said
ngilo githoke dhewe." silih ii koco ne mas...
mbayar mBakkk...!
ohtrie wrote on Jun 30, '10
emang semua ngerti metafora jadul pa? he he
<IipSmiley><IipSmiley><IipSmiley>

nuwun penjelasane mBahh...
ohtrie wrote on Jun 30, '10
hayoo di jleasin mas trie
sudah ya NIttt...
thanks...
ohtrie wrote on Jun 30, '10
*mesem thok*
Comment awit wingi kok padha terus Kanggg....
ohtrie wrote on Jun 30, '10, edited on Jun 30, '10
jelas mesemlah, wong jadul kiye
sampean ki dipoyoki Kang Ngambleh bolak balik ngono kok mBahh....
Coba cekliken wae link pas gambar ngisor iki.....
Padha taa...?!! <IipSmiley><IipSmiley><IipSmiley>
ohtrie wrote on Jun 30, '10
untung aku bukan.. lohk?
xixixixixixi
mBak peebbb.....
ohtrie wrote on Jun 30, '10
ipie said
*buka peta hidup tkt nyasar
sip mBakkk...
moga petanya nggak membingungkan juga ya....
hatur nuhun
ohtrie wrote on Jun 30, '10
Untuk temen-tenmen yang komen tentang pertanyaan "rubuh gedhang" dijawabnya berjamaah itu yaa.....
makasihhhh <IipSmiley>
nggambleh wrote on Jun 30, '10
ohtrie said
Comment awit wingi kok padha terus Kanggg....
konsisten kok ya .......
nggambleh wrote on Jun 30, '10
t4mp4h said
hooh,.. rubuh gedang kuwi apa tho ?
wong ttuwa-tuwa ki dha takon pa dha nyekekerke ta ...... wkekekekekek
nggambleh wrote on Jun 30, '10, edited on Jun 30, '10
ohtrie said
YUps...
setuju mBak Dewww.....
iki ki diwaca ora mik setuja-setuju wae ......... ana wong telu nganggo kaca mata ..... siji riben, loro nganggo kacamata bening karo sing ketelu nganggo kacamata ijo ....... yen nyawang gelas isine banyu setengah ya setengah ta ....... mik warnane sing dadi beda-beda sesuai werno kocomatane ........ wkekekekekek
ohtrie wrote on Jun 30, '10
iki ki diwaca ora mik setuja-setuju wae ......... ana wong telu nganggo kaca mata ..... siji riben, loro nganggo kacamata bening karo sing ketelu nganggo kacamata ijo ....... yen nyawang gelas isine banyu setengah ya setengah ta ....... mik warnane sing dadi beda-beda sesuai werno kocomatane ........ wkekekekekek
njuk iki sampena nglilir tangi turu isih nganggo kacamata riben pa Kang. wekekekek...
*mlayuuu...!
nggambleh wrote on Jun 30, '10
ohtrie said
njuk iki sampena nglilir tangi turu isih nganggo kacamata riben pa Kang. wekekekek...
*mlayuuu...!
srimpung sikile ngango genter .......
ohtrie wrote on Jun 30, '10
srimpung sikile ngango genter .......
wakakakk...
Iki ki wis mbengii meh esuk.
malah pencilakan ngalang ngalang genter barang....

wong tuwa apa bocah je...!!! <IipSmiley><IipSmiley><IipSmiley>
nggambleh wrote on Jun 30, '10
karan sing cedhak mik genter je ........ bali turu meneh ......... selamat bekerja, jangan ciwal-ciwel bule ya ......
martoart wrote on Jun 30, '10
ohtrie said
Untuk temen-tenmen yang komen tentang pertanyaan "rubuh gedhang" dijawabnya berjamaah itu yaa
Wah bedo karo jawabanku tibake.... (mesem thok)





sak durunge diesemi Kang Nggambleh
martoart wrote on Jun 30, '10
ciwal-ciwel bule
mesum thok
srisariningdiyah wrote on Jun 30, '10
berat nih bacaannyah...
nggak ngerti... mbah marto! tolong resume tulisan ini dong?

*ngasih mic ke mbah marto*
jatiagung wrote on Jun 30, '10
qiqiqqii ternyata perlu konservasi istilah 'rubuh gedang'
ohtrie wrote on Jun 30, '10
jangan ciwal-ciwel bule ya ......
jangan ciwel ciwel ki enak ora kang...? nek karo jangan bobor enak endii..? <IipSmiley>
ohtrie wrote on Jun 30, '10
(mesem thok)
wis sikatan durunggg...?
ohtrie wrote on Jun 30, '10
mesum thok
wah juann, simbah ki senengane ancen pulgar yaa...
ohtrie wrote on Jun 30, '10
*ngasih mic ke mbah marto*
*siap siap nggulung kabel*
ohtrie wrote on Jun 30, '10
qiqiqqii ternyata perlu konservasi istilah 'rubuh gedang'
ho'oh Gungggg..... <IipSmiley>
kuncorotewe wrote on Jun 30, '10
kaca paningal....iki perlu di update terus ora kang???..
ohtrie wrote on Jun 30, '10
kaca paningal....iki perlu di update terus ora kang???..
kang Kunnn.....!!
sampean nangendi wae taa...? piye kabare Dab...?

*Yups, alangkah baiknya kalo sering di apdhet owk, di kir secara berkala kang...
depingacygacy wrote on Jun 30, '10
Ngekir e nang ndi mas?
kuncorotewe wrote on Jun 30, '10
alhamdulillah apik kang tri, aku mubeng2 seputaran depok ciputat wae wkwkwkw...dodolan somay. wingi kae sempat nggawe kerjaan neng jogja juga.mengko kapan2 coba nulis2 maneh
lugusekali wrote on Jun 30, '10
Jadi... Dah periksa mata??? Aku dah lama gak cek mata. Kayaknya minusnya nambah lagi nih mas... mulai burem kalo liat tulisan
ohtrie wrote on Jun 30, '10
Ngekir e nang ndi mas?
Ora nangendi endi mBak Dew...
nang nggon awake dhewe mBakkk....
kanthii cara laku prihatin taaa...<IipSmiley>
ohtrie wrote on Jun 30, '10
alhamdulillah apik kang tri, aku mubeng2 seputaran depok ciputat wae wkwkwkw...dodolan somay. wingi kae sempat nggawe kerjaan neng jogja juga.mengko kapan2 coba nulis2 maneh
oh otre Kang, sukses yaa....
enak dadi wong bebas yaa, mung kudu fight..

Tapi kapan arep maju nek kaya aku ngandelke nilai aman ngene terus hayoo... Kesempatan lebih besar nang wong bebas taa...
ohtrie wrote on Jun 30, '10
Jadi... Dah periksa mata??? Aku dah lama gak cek mata.
sudahhhh, Clindrisnya nambah Niffff.... <IipSmiley>
ayuristina wrote on Jun 30, '10
:D))
ayuristina wrote on Jun 30, '10
:D)
nggambleh wrote on Jun 30, '10
Ngekir e nang ndi mas?
ngikire neng pandhe besi ........ eh ngekir dhing ...... mboten siyos pak pandhe ... heheheheh
nggambleh wrote on Jun 30, '10
mesum thok
nggotrek ki antara mesum dan mesem selisihnya nggak ada satu jengkal je kang ......
depingacygacy wrote on Jun 30, '10
@kang nggambleh
Pande ki kancaku kang, asli bali :-D
nggambleh wrote on Jun 30, '10, edited on Jun 30, '10
@kang nggambleh
Pande ki kancaku kang, asli bali :-D
lho dudu wong mbatak ta ..... ngendikane margane silalahi ....... heheheh
depingacygacy wrote on Jun 30, '10
Berarti bpk batak, simbok bali, simbah jawa kang...
*pande sugeng silalahi*
lugusekali wrote on Jul 1, '10
paling takut kalo ke dokter mata. Takut tau kenyataan minusnya nambah
siasetia wrote on Jul 1, '10
tuh nulis juga panjang lagi :p
ohtrie wrote on Jul 2, '10
:D)
iki ngapa ta yaaa...? teka teka kok mringisss.....
ohtrie wrote on Jul 2, '10
Berarti bpk batak, simbok bali, simbah jawa kang...
*pande sugeng silalahi*
wakakakkakak..
mBak Dewik dudulsss......
ohtrie wrote on Jul 2, '10
paling takut kalo ke dokter mata. Takut tau kenyataan minusnya nambah
nah looo.....

yawis kalo gitu mending ke dokter kulit aja buat periksa mata deh nif... hihihiiii
ohtrie wrote on Jul 2, '10
tuh nulis juga panjang lagi :p
ya embuh ya mBakkk...
tauk tauk ya wis panjang gini je tulisannya...
maaf n makasihhh.....
depingacygacy wrote on Jul 2, '10
Catet ya mas, namaku dudu 'dewik duduls'
:-P
ohtrie wrote on Jul 2, '10
Catet ya mas, namaku dudu 'dewik duduls'
:-P
ah embuhh..
pkpknya kalo Lestari itu nama mBakyuku lho mBak dew...
jadi sampean jangan nyama nyamain yaa.... nanti ku kenain denda lhoooo :)
respatikasih wrote on Jul 4, '10
weh kaya catetanku lawas hahahahaha
Gotreeeeeekkk.... oleh2e seko Yoja yaaa
ohtrie wrote on Jul 4, '10
Endi link e yuuuuu...
Apa aku nurun sampean pa yaaa... hihi...
Dah semestinya bersaudara adalah sejiwa ta mbakyuku sing ayu dhewee... :)

Ku lagi nang nduwur kreta iki yu, aja njaluk bakia utawa geplak lan yangko yaaa, kuwi wis biyasa
Meh milih apa? Ku nggawa Welut, krpik bayem, kripik minjo... Miliha dhewe... ;)
ohtrie wrote on Jul 4, '10
Endi link e yuuuuu...
Apa aku nurun sampean pa yaaa... hihi...
Dah semestinya bersaudara adalah sejiwa ta mbakyuku sing ayu dhewee... :)

Ku lagi nang nduwur kreta iki yu, aja njaluk bakia utawa geplak lan yangko yaaa, kuwi wis biyasa
Meh milih apa? Ku nggawa Welut, krpik bayem, kripik minjo... Miliha dhewe... ;)
martoart wrote on Jul 5, '10
ohtrie said
bakia utawa geplak lan yangko yaaa, kuwi wis biyasa
Meh milih apa? Ku nggawa Welut, krpik bayem, kripik minjo...
Harus diteliti dulu ingredientnya di BP POM Tebet!
respatikasih wrote on Jul 5, '10
ohtrie said
Endi link e yuuuuu...
Apa aku nurun sampean pa yaaa... hihi...
Dah semestinya bersaudara adalah sejiwa ta mbakyuku sing ayu dhewee... :)
walah catatan jadul tahun 2007 Trek, hahahaha
http://respatikasih.multiply.com/journal/item/21/kacamata
ohtrie wrote on Jul 5, '10
@mbah Marto: wakakakak, BP oMe wis pindah Tebet paaaa...? Wong kok nduwe milik mbahhhh, hihihi...

@Yu There: nuwun linke yuuu... Mangko nek wis nang PC/NB tak bukake ya, mwuachhhh... (Sampean isih nang samalo yu...? Kapan mulihe, ndang sehat yaaa)
respatikasih wrote on Jul 5, '10
ohtrie said
Sampean isih nang samalo yu...?
wis ning omah Trek, nuwun dongane ya adhiku sing bagus dewe
ohtrie wrote on Jul 5, '10
Oh yuuuu,
Seneng ku nek sampean wis nang omah meneh. Yups donga dinonga yuuu...
lugusekali wrote on Jul 5, '10
Oleh2!!!
*ngulurin tangan*
Add a Comment